8 Kura-kura yang Harganya Murah di Bawah Rp 100 Ribu

Anda bisa memelihara kura-kura kalau ingin memiliki binatang peliharaan yang unik dan lain daripada biasanya. Kura-kura mempunyai tempurung yang membuatnya begitu unik, menarik, dan berbeda dari hewan yang lain. Tempurung ini dimanfaatkan oleh kura-kura sebagai alat untuk berlindung mirip seperti perisai. Meskipun tubuhnya lunak, tapi dengan tempurung yang keras ini, kura-kura tetap dapat bertahan hidup serta terhindar dari serangan predator.

Sebenarnya kura-kura bukanlah binatang peliharaan yang mahal. Memang sih ada beberapa spesies kura-kura yang memiliki harga yang tak masuk akal karena saking mahalnya. Misalnya seperti kura-kura radiatta yang biasa dibanderol dengan harga Rp 8 juta atau kura-kura aldabra yang harganya mencapai Rp 25 juta. Hal ini disebabkan oleh keunikan kura-kura tersebut serta faktor kelangkaannya. Semakin langka kura-kura, maka harganya pasti akan semakin mahal.

Namun sekali lagi kami beri tahukan kalau tidak semua spesies kura-kura memiliki harga yang mahal. Kenyataannya ada pula kok kura-kura yang dijual cuma dengan harga di bawah Rp 100 ribuan. Bagi Anda yang masih pemula dalam memelihara kura-kura, kami sangat menyarankan Anda untuk memulainya dengan merawat kura-kura ini terlebih dahulu. Harganya yang tidak terlalu mahal membuat Anda tidak akan mengalami kerugian besar kalau gagal merawatnya. Tapi Anda tetap harus merawatnya dengan sungguh-sungguh.

Kura-kura Brazil

kura-kura-brazil.jpg

Kalau mau membeli kura-kura yang harganya murah, coba belilah kura-kura brazil alias RES (Red-Eared Slider) turtle. Faktanya memang kura-kura brazil memang merupakan kura-kura yang paling murah. Cukup dengan merogoh kocek sekitar Rp 25-30 ribu, Anda sudah bisa mendapatkan seekor bayi kura-kura brazil. Namun jangan anggap kura-kura brazil murahan ya. Sebab ada juga kok kura-kura brazil yang dibanderol sekitar Rp 1-3 jutaan, khususnya apabila kura-kura tersebut memiliki keistimewaan.

Labi-labi Pelodiscus

labi-labi-pelodiscus.jpg

Jangan salah sangka dulu ya. Semua spesies labi-labi juga masih termasuk dalam kelompok kura-kura. Di luar negeri, labi-labi biasa disebut sebagai soft-shell turtle. Labi-labi memang mempunyai tempurung yang lunak, berbeda dengan kebanyakan kura-kura yang memiliki tempurung keras. Adapun spesies labi-labi yang harganya paling murah yaitu labi-labi pelodiscus. Labi-labi pelodiscus atau bulus pelo ini secara alami hidup di sungai-sungai di Indonesia. Harga bayi labi-labi pelodiscus sekitar Rp 30-35 ribu/ekor.

Labi-labi Amyda

labi-labi-amyda.jpg

Selain labi-labi pelodiscus, ada pula spesies labi-labi lain yang memiliki harga beli yang cukup murah. Tidak lain yaitu labi-labi amyda. Bedanya dengan labi-labi pelodiscus, labi-labi amyda ini memiliki motif totol-totol berwarna putih di tempurung atasnya. Pertumbuhan labi-labi ini juga lebih cepat dibandingkan pelodiscus. Harga labi-labi amyda berkisar antara Rp 50-60 ribu per ekor. Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah kalau membelinya langsung dari peternak labi-labi yang memang sudah banyak dilakukan di Indonesia.

Kura-kura Ambon

kura-kura-ambon.jpg

Spesies kura-kura selanjutnya yang memiliki harga beli cukup murah ialah kura-kura ambon. Kura-kura ambon merupakan kura-kura yang berasal dari Indonesia, tepatnya dari Kepulauan Maluku. Jadi maklum saja kalau harga belinya cukup murah di kisaran Rp 50-70 ribu/ekor. Padahal kalau di luar negeri sendiri, harga kura-kura ambon ini tergolong mahal loh berkisar antara Rp 500-800 ribu/ekor. Namun Anda harus tahu kalau ada dua jenis kura-kura ambon yaitu kura-kura ambon biasa serta kura-kura ambon ceper yang berasal dari Pulau Sulawesi. Untuk kura-kura ambon ceper biasanya dihargai lebih mahal sekitar Rp 70-90 ribu/ekor.

Kura-kura Pipi Putih

kura-kura-pipi-putih.jpg

Kura-kura pipi putih alias piput dapat diidentifikasi dari bagian pipi wajahnya yang berwarna putih. Kura-kura putih juga memiliki harga yang masih terjangkau sekitar Rp 60-80 ribu/ekor untuk ukuran yang masih bayi. Namun kami ingatkan sebelumnya kalau kura-kura ini tidak cocok dipelihara oleh para pemula. Pasalnya kura-kura pipi putih gampang sekali mengalami stres sehingga membuatnya mudah terserang penyakit. Karakteristiknya yang pemalu serta kemampuan beradaptasinya yang buruk menuntut perawatan yang maksimal.

Kura-kura MSE

kura-kura-mse.jpg

Kura-kura MSE masih termasuk kura-kura asli Indonesia, walaupun kura-kura ini juga dapat ditemukan di kawasan melayu lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Kura-kura MSE merupakan kura-kura pemakan keong sawah. Di habitat alaminya, kura-kura ini hidup di area persawahan. Sekilas kura-kura MSE nampak seperti kura-kura pipi putih karena bentuk tempurungnya mirip. Tetapi pipi kura-kura MSE tidak berwarna putih. Di pasaran, harga kura-kura MSE sekitar Rp 60-80 ribu.

Kura-kura Dada Merah

kura-kura-dada-merah.jpg

Jenis kura-kura lain yang nampak eksotik tetapi harganya cukup terjangkau adalah kura-kura dada merah. Kura-kura ini begitu menarik sebab mempunyai dada atau tempurung bagian bawah (plastron) yang berwarna merah. Tapi biasanya saat masih kecil, warna dadanya masih terlihat jingga sampai kuning kemerah-merahan. Anda harus memberikan treatment khusus kalau mau warna dadanya semakin merah. Adapun harga kura-kura dada merah ini berkisar antara Rp 80-100 ribu/ekor untuk ukuran yang masih bayi.

Kura-kura Parkeri

kura-kura-leher-panjang-parkeri.jpg

Tidak semua spesies kura-kura leher panjang dibanderol dengan harga jual yang mahal. Sebab ada pula kura-kura yang lehernya panjang yang dijual dengan harga cukup murah yaitu kura-kura leher panjang parkeri. Berbeda dengan kura-kura siebenrocki yang berwarna hitam legam dan cenderung matte, warna kura-kura parkeri ini kecokelat-cokelatan menyerupai tempurung bagian atas kura-kura dada merah. Kalau mau membeli kura-kura yang unik, tetapi harganya tak terlalu mahal, beli saja kura-kura parkeri. Harganya sekitar Rp 90-100 ribu/ekor.