Cara Menanam Pohon Ketapang dari Bijinya, Ternyata Mudah Banget Kok!

Daun ketapang mempunyai manfaat yang positif bagi kura-kura. Utamanya adalah daun ini mampu menjaga kondisi tempurung kura-kura dan mencerahkan warnanya. Kura-kura yang rutin direndam di dalam air daun ketapang, maka dia pasti akan memiliki tempurung yang bagus. Itulah sebabnya, jika Anda memang memelihara kura-kura di rumah, kami sangat menyarankan Anda untuk mempunyai pohon ketapang sendiri. Sehingga Anda dapat mengambil daunnya dengan bebas.

Kenyataannya adalah menanam tanaman ketapang tidak terlalu sulit. Sebab pada dasarnya tanaman ini gampang tumbuh di berbagai tempat. Anda bisa membeli bibitnya di www.tokotanaman.com dengan harga yang terjangkau. Tetapi kalau mau menanamnya sendiri dari nol, Anda bisa menanam ketapang ini dari bijinya loh. Buah ketapang yang sudah tua biasanya akan jatuh sendiri dari pohonnya. Nah, Anda bisa memanfaatkan buah tersebut untuk diambil bijinya, lalu ditanam kembali.

Silakan Anda dapat mengikuti panduan langkah-langkah di bawah ini untuk bisa menanam biji ketapang dengan baik supaya cepat tumbuh!

Alat dan Bahan :

  • Buah ketapang
  • Polybag
  • Tanah
  • Sekam bakar
  • Cetok
  • Mangkuk
  • Air hangat
  • Cutter

Langkah-langkah :

  1. Tugas pertama Anda yaitu mengumpulkan buah ketapang terlebih dahulu. Kami sarankan untuk mengambil buah ketapang yang telah jatuh dari pohonnya, tetapi kondisinya masih cukup segar. Jangan mengambil buah yang sudah mengering. Anda juga tidak boleh menggunakan buah yang masih terlalu muda sebab pasti tak akan tumbuh.
  2. Buah ketapang yang sudah terkumpul lantas bisa Anda kupas lapisan kulitnya. Gunakan cutter yang bersih untuk mengupas kulit buah ketapang tersebut dengan hati-hati. Kupaslah cukup di bagian lapisan kulitnya saja. Kerjakan dengan hati-hati supaya tidak melukai biji ketapang. Biji yang sudah terluka biasanya justru akan membusuk.
  3. Siapkan air hangat di dalam mangkuk. Masukkan semua biji ketapang Anda ke dalam mangkuk tersebut. Rendamlah biji ketapang di air hangat selama 8-10 jam. Tujuannya untuk melunakkan biji ketapang tadi sehingga lebih cepat tumbuh menjadi kecambah. Jika tak direndam, biasanya biji ketapang akan berkecambah dalam waktu yang cukup lama.
  4. Sembari menunggu biji ketapang direndam, Anda bisa menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu. Kami biasanya menggunakan campuran tanah dan sekam bakar ketika ingin menyemai suatu biji. Campuran dari kedua bahan ini sangat bagus untuk memicu pertumbuhan biji. Maka biji ketapang pun akan cepat tumbuh dan berkecambah.
  5. Kini waktunya untuk menanam biji ketapang. Masukkan media tanam ke dalam polybag sampai penuh. Buatlah lubang tanam memakai jari telunjuk Anda kira-kira sedalam 2-3 ruas jari. Setelah itu, tanamkan biji ketapang ke dalam lubang tersebut. Ingatlah, posisi biji harus dalam keadaan berdiri, di mana bagian yang lancip mesti berada di atas.
  6. Polybag-polybag yang telah ditanami biji ketapang bisa Anda letakkan di tempat yang teduh agar biji di dalamnya mengalami proses perkecambahan. Di sini kami merekomendasikan tempat di bawah pohon atau teras rumah yang bisa mendapatkan sinar matahari pagi selama 2-3 jam saja. Ini merupakan tempat yang paling ideal untuk menyemai biji.
  7. Kira-kira dalam waktu 2-3 minggu waktu semai biji ketapang akan tumbuh dan berkecambah. Kini Anda tinggal merawatnya dengan baik supaya biji tersebut terus hidup dan tumbuh menjadi semakin besar lagi. Kami sarankan untuk menyirami bibit ketapang tadi dengan air yang diambil dari kolam kura-kura. Air ini sangat bagus untuk menyuburkan tanaman.
  8. Setelah tinggi bibit ketapang mencapai 30 cm, Anda bisa memindahkan bibit ketapang tersebut dengan menanamnya langsung di tanah agar cepat besar. Lakukan proses pemindahan ini pada sore hari supaya tanaman tidak mengalami stres. Hati-hati agar tak merusak bagian akarnya ya. Barulah kemudian Anda bisa menyirami bibit tanaman tersebut.