Cara Merawat Kura-kura MSE (Malayan Snail Eater) di Rumah yang Benar

Salah satu spesies kura-kura yang bisa Anda jumpai di sawah yaitu kura-kura MSE (Malayan Snail Eater). Ini merupakan salah satu kura-kura khas Kawasan Malaya yang meliputi Indonesia, Malaysia, sampai ke Brunei Darussalam. Kura-kura ini disebut sebagai snail eater karena memang makanan utamanya adalah keong. Berbeda dengan bekicot yang merupakan siput darat, keong merupakan siput air. Keong ini ada begitu banyak di area persawahan sebagai salah satu hama utama pada tanaman padi. Tetapi bagi kura-kura MSE, keong tersebut merupakan makanannya yang sangat lezat.

Meskipun bisa dicari sendiri di lingkungan persawahan di Indonesia, namun faktanya memang penghobi kura-kura lebih senang membelinya secara langsung di toko binatang peliharaan sebab lebih mudah dan praktis tentu saja. Harga kura-kura MSE ini sangat variatif, terutama tergantung asal usulnya. Kura-kura MSE hasil peternakan biasanya dibandrol sekitar Rp 80-100 ribu/ekor. Sedangkan harga kura-kura MSE hasil dari tangkapan liar langsung dari alam umumnya dihargai antara Rp 30-50 ribu. Meskipun harganya lebih murah, tetapi kura-kura MSE liar ini lebih susah dipelihara loh.

Jika Anda tertarik memelihara kura-kura MSE, maka Anda dapat membelinya di www.kuranesia.com ya! Kami menyediakan baby kura-kura MSE hasil dari budidaya pribadi sehingga Anda dapat memeliharanya dengan mudah. Hal ini dikarenakan kura-kura tersebut sudah terbiasa dengan perawatan dari manusia. Pada dasarnya, karakteristik kura-kura MSE mirip seperti kura-kura pipi putih. Kedua jenis kura-kura ini sama-sama pemalu. Jadi Anda harus ekstra sabar serta telaten dalam merawatnya. Jangan sampai Anda membuat kura-kura MSE ini mengalami stres karena sembuhnya susah.

Siapkan Kandang yang Paling Tepat

Kura-kura MSE tergolong sebagai kura-kura semi-aquatic. Kura-kura ini mampu bertahan hidup dengan baik di lingkungan perairan dan daratan. Anda dapat memelihara kura-kura MSE di akuarium atau kolam yang dilengkapi dengan area daratan. Khusus untuk area perairannya, air di tangki cukup setinggi bagian plastron kura-kura ini. Jangan buat lingkungan air yang terlalu dalam karena kura-kura MSE tidak terlalu pandai berenang. Sangat disarankan untuk menaruh aksesori berupa tumbuh-tumbuhan dan bebatuan sebagai tempat persembunyian kura-kura ini di dalam tangki pemeliharaan.

Pasang Filter dan Lampu Ultraviolet

Kami rekomendasikan untuk melengkapi tangki pemeliharaan kura-kura MSE dengan filter air dan lampu ultraviolet. Fungsi filter untuk menyaring air di dalam tangki supaya kondisinya tetap bersih. Sedangkan lampu ultraviolet berperan sebagai pengganti sinar matahari. Selain sebagai penghangat, lampu ini juga dapat memicu proses pembentukan vitamin D di dalam tubuh kura-kura. Sebaiknya pilihlah produk filter air yang tenang serta tidak memiliki suara yang berisik agar tidak menimbulkan stres bagi kura-kura MSE ini. Khusus untuk lampu UV, Anda cukup menyalakannya selama 8-10 jam/hari pada siang hari.

Taruhlah di Lingkungan yang Tenang

Kura-kura MSE merupakan salah satu kura-kura yang paling mudah stres. Sifatnya yang super pemalu ini yang membuatnya gampang mengalami stres. Tentunya jika kondisi stres tersebut terus dibiarkan untuk berlanjut, maka lama-kelamaan kesehatan kura-kura ini akan semakin menurun dan akhirnya mati. Oleh karena itu, Anda harus memastikannya benar-benar merasa nyaman. Kami sarankan untuk meletakkan tangki kura-kura MSE di sudut rumah yang suasananya paling tenang. Sebaiknya tempatkan kura-kura ini di wadah khusus terlebih dahulu. Jangan mencampurnya dengan kura-kura lain.

Berikan Makanan yang Disukainya

Namanya juga kura-kura pemakan siput (snail eater), maka makanan pokok kura-kura MSE ini adalah siput air alias keong sawah. Jika kebetulan Anda tinggal di dekat area persawahan, Anda dapat mencari keong ini sendiri dan pastinya gratis. Tapi kalau Anda tidak mau repot, kura-kura MSE ini sebenarnya juga sangat doyan memakan daging ikan dan daging ayam rebus. Selain itu, Anda juga dapat memberikannya pakan berupa udang, jangkrik, dan ulat hongkong. Kenyataannya memang kura-kura MSE termasuk yang paling susah untuk dilatih memakan pelet. Jadi Anda tak boleh memaksanya.

Rendamlah Kura-kura di Air Hangat

Untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani si kura-kura MSE, kami rekomendasikan Anda untuk rutin merendamnya di dalam air hangat. Paling tidak, Anda dapat merendam kura-kura ini di air hangat setiap 2-3 hari sekali. Tujuan utama merendam kura-kura tersebut adalah membuat kondisinya semakin bugar dan tidak stres. Kura-kura yang direndam di dalam air hangat biasanya akan langsung merasa rileks dan nyaman. Hal ini terlihat dari sikap kura-kura tersebut yang langsung tenang pertanda sedang menikmati hangatnya air rendaman. Rendamlah kura-kura MSE ini selama 15-20 menit.

Kebersihan Kura-kura dan Kandang

Kebersihan juga menjadi poin yang sangat penting untuk diperhatikan saat Anda memelihara kura-kura MSE. Sebab kebersihan akan menjamin kondisi kura-kura peliharaan Anda akan senantiasa tetap bugar. Apabila tangki sudah dilengkapi dengan filter, Anda bisa membersihkannya minimal setiap 1 bulan. Tapi kalau wadah pemeliharaan tersebut tidak dilengkapi filter yang memadai, Anda harus membersihkannya setiap 3-5 hari sekali. Sebaiknya kura-kura MSE ini juga turut dibersihkan setiap kali Anda henda bersih-bersih kandangnya. Gosok tempurung kura-kura ini memakai sikat gigi sampai bersih.

Menjemur di Bawah Sinar Matahari

Bagi Anda yang sudah memasang sinar lampu ultraviolet tipe B di dalam tangki pemeliharaan kura-kura MSE, maka Anda bisa melewati kiat yang satu ini. Ya, kura-kura MSE tersebut tidak perlu dijemur secara  langsung di bawah sinar matahari karena sudah memperoleh sinar lampu UV. Fungsi kegiatan menjemur kura-kura adalah merangsang pembentukan vitamin D di dalam tubuhnya sehingga kura-kura pun bakal menjadi lebih kuat. Silakan masukkan kura-kura ini di baskom plastik, lalu tuang air sampai plastronnya. Jemurlah kura-kura MSE pada pagi hari sebelum  jam 9 selama 20-30 menit saja.