Ciri-ciri Telur Kura-kura yang Telah Dibuahi

Tahukah Anda, kura-kura berkembang biak dengan cara bertelur? Kura-kura biasanya bertelur di daratan. Dia akan naik dari perairan menuju ke daratan saat hendak mengeluarkan telur-telurnya. Kura-kura akan menggali lubang terlebih dahulu. Setelah itu, dia akan mulai bertelur dan meletakkan telur-telurnya di dalam lubang tersebut. Kemudian kura-kura akan menimbun telur-telurnya tadi dengan tanah supaya aman dan hangat.

Kura-kura tidak mengerami telur-telurnya. Dia membiarkan telur ini menetas sendiri secara alami. Biasanya telur kura-kura akan menetas dalam kurun waktu 60-80 hari. Menariknya ialah kura-kura bisa bertelur meski tidak melakukan proses perkawinan. Tapi karena tidak dibuahi, telur tersebut tidak akan menetas. Apapun upaya yang Anda lakukan, telur yang tidak dibuahi oleh kura-kura jantan tadi tidak mungkin bisa menetas.

telur-kura-kura-dibuahi.jpg

Bagi para penghobi kura-kura khususnya, tentu kita akan merasa sangat bahagia saat berhasil menetaskan telur kura-kura. Perasaan gembira ini tidak tertandingi. Kurang lebih rasanya sama seperti melihat kelahiran seorang bayi. Namun usaha menetaskan telur kura-kura yang kita lakukan akan sia-sia manakala telur-telur tersebut ternyata tidak dibuahi sebab telur tersebut tidak mungkin menetas. Anda harus bisa mengenalinya.

Sulit sekali bagi kita untuk membedakan mana telur kura-kura yang telah dibuahi dan mana pula telur yang belum dibuahi jika telur-telur ini baru saja dikeluarkan oleh induknya. Mungkin hanya seorang penghobi yang berpengalaman saja yang mampu membedakannya. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya menunggu waktu sekitar 1-2 minggu. Telur yang sudah dibuahi pasti akan berkembang sehingga menunjukkan tanda-tanda perubahan.

Cara yang pertama untuk mengenali telur kura-kura yang sudah dibuahi atau belum yaitu dengan mengarahkan senter tepat ke arah telur tersebut. Anda harus melakukannya di tempat yang gelap. Peganglah telur menggunakan tangan kiri, lalu sorotkan cahaya dari lampu senter ke telur tersebut dari arah bawah ke atas. Kemudian Anda bisa mengamati penampilan telur tersebut. Jika ada garis-garis urat yang terlihat artinya telur sudah dibuahi. Sedangkan bila telur berwarna kuning polos berarti telur tersebut tidak dibuahi.

telur-kura-kura-yang-dibuahi.jpg

Telur Kura-kura yang Dibuahi

telur-kura-kura-tidak-dibuahi.jpg

Telur Kura-kura yang Tidak Dibuahi

Untuk memastikan apakah telur tersebut dibuahi atau tidak, Anda juga bisa menimbangnya. Telur yang telah dibuahi seharusnya mengalami perkembangan. Telur ini akan tumbuh menjadi embrio sehingga membuat bobotnya semakin bertambah. Di sinilah pentingnya bagi Anda untuk mencatat bobot telur setiap 1 minggu. Telur-telur yang mengalami pertambahan pada beratnya menandakan kalau telur tersebut telah dibuahi sehingga mampu berkembang.