Cara Membedakan Jenis Kelamin Bulus/Labi-labi

Bulus atau labi-labi merupakan kura-kura air tawar. Habitat alaminya meliputi sungai, danau, dan sawah. Indonesia mempunyai beberapa bulus endemik. Misalnya yaitu bulus amyda, bulus bintang, bulus hutan, bulus raksasa, bulus papua, fdan bulus moncong babi. Beberapa spesies ini boleh dipelihara dan dibudidayakan. Namun banyak pula bulus yang dilindungi seperti bulus bintang dan bulus monbi yang dilarang untuk dipelihara, apalagi dibudidayakan.

Jika Anda tertarik membudidayakan bulus/labi-labi, Anda dapat memulainya dengan membeli indukannya. Bulus biasanya memasuki dewasa dan siap melakukan perkawinan apabila ukuran postur tubuhnya sudah mencapai lebih dari 20 cm. Anda bisa menyediakan sepasang indukan labi-labi dewasa, satu jantan dan satu betina. Agar lebih hemat, seekor bulus jantan juga dapat dipasangkan dengan 2-3 ekor bulus betina sekaligus.

Cara mengidentifikasi jenis kelamin bulus, apakah jantan atau betina, dapat dilakukan dengan metode berikut ini!

Ukuran Postur Tubuh

Seekor bulus telah siap melakukan perkawinan dan menjadi indukan apabila usianya sudah mencapai 2 tahun atau lebih. Pada rentang usia ini, terlihat jelas perbedaan postur antara bulus jantan dan bulus betina. Ukuran bulus jantan biasanya lebih besar daripada bulus betina. Bahkan postur bulus jantan ini bisa mencapai dua kali lebih besar dibandingkan dengan bulus betina. Itu sebabnya, Anda dapat menjodohkan seekor bulus jantan dengan 2-3 ekor bulus betina sekaligus.

Ukuran dan Bentuk Ekor

Perbedaan selanjutnya antara bulus jantan dan bulus betina yaitu ukuran ekor dan bentuknya. Bulus jantan mempunyai ekor yang berukuran lebih panjang. Sedangkan bulus betina memiliki ekor yang ukurannya lebih pendek. Oleh karena itu, ekor bulus jantan terlihat lebih jelas dari luar. Perlu Anda ketahui, ukuran dan bentuk ekor bulus ini membantunya saat melakukan perkawinan. Dengan ekor yang panjang, bulus jantan dapat melakukan penetrasi lebih mudah ke bulus betina.

Bentuk dan Ketebalan Tempurung

Anda juga bisa mengecek jenis kelamin seekor bulus melalui tempurungnya. Ada perbedaan yang sangat jelas dari tempurung bulus jantan dan betina, terutama bentuk dan ketebalan dari tempurung tersebut. Bulus jantan mempunyai tempurung yang berbentuk memanjang ke belakang. Ukuran ketebalan tempurung ini juga cukup tebal. Sebaliknya untuk tempurung bulus betina memiliki bentuk membulat. Ukuran tempurung tersebut juga cukup tipis atau tidak setebal bulus jantan.

Jarak antara Kaki Belakang

Karena mempunyai bentuk tempurung yang berbeda, maka jarak antara kedua kaki belakang bulus jantan dan bulus betina pun tidak sama. Hal ini juga erat kaitannya dengan keberadaan kantung telur di dalam tubuh bulus betina yang letaknya berada di antara kedua kaki belakang tersebut. Jika Anda memperhatikan dengan baik, jarak antara kaki belakang bulus betina lebih lebar daripada bulus jantan. Apalagi kalau bulus tersebut sudah mempunyai bakal telur di tubuhnya, maka jaraknya akan lebih lebar lagi.

Bentuk Alat Kelamin

Cukup sulit untuk mengidentifikasi jenis kelamin bulus melalui bentuk alat kelaminnya. Mengapa? Sebab alat kelamin ini biasanya selalu disembunyikan di dalam lubang kelamin. Bulus hanya akan mengeluarkan alat kelaminnya pada saat dia mengalami berahi. Pada waktu tersebut, bulus sudah benar-benar siap untuk melakukan perkawinan. Adapun bulus jantan mempunyai alat kelamin yang berukuran panjang dan berbentuk lancip pada ujungnya. Sedangkan bulus betina memiliki alat kelamin yang bentuknya tumpul.