Cara Membuat Kandang Kura-kura Darat

Faktanya tidak semua kura-kura hidup di air dan darat. Ada jenis kura-kura yang hidupnya di darat saja. Kita mengenalnya sebagai kura-kura darat. Beberapa contoh kura-kura darat yaitu emys, sulcata, hermanni, aldabra, radiatta, red foot, dan pardalis. Karena tinggalnya hanya di darat, maka kandang untuk kura-kura ini hanya berisi area daratan saja, tanpa area perairan. Mudah kok membuatnya. Jika mau, Anda bahkan bisa membikinnya sendiri.

Namun Anda jangan salah sangka dulu. Meskipun kura-kura darat tinggal di daratan saja, tapi perawatannya jauh lebih sulit dilakukan daripada kura-kura air atau kura-kura semi-aquatic. Bahkan untuk memelihara emys (Manouria emys) yang notabene merupakan kura-kura asli Indonesia, perawatannya masih cukup sulit. Pengaturan untuk setting kandangnya pun harus diperhatikan dengan baik, terutama kandang untuk kura-kura impor.

Kami beri tahukan contoh bagaimana membuat kandang yang ideal untuk kura-kura darat.

Kotak Kayu

Kandang untuk kura-kura darat bisa Anda buat menggunakan papan kayu. Susunlah papan kayu ini membentuk bangun kotak tanpa bidang di bagian atas. Ketinggian kandang minimal yang kami sarankan adalah 30 cm sebab beberapa jenis kura-kura darat cukup pintar dalam memanjat. Anda juga bisa memakai kaca untuk bagian muka kandang supaya dapat melihat kondisi bagian dalamnya dengan mudah. Sesuaikan ukuran kotak kandang ini dengan postur kura-kura yang Anda pelihara dan jumlahnya. Pastikan kura-kura dapat bergerak leluasa.

AlasKandang

Beberapa penghobi menggunakan substrat partikel seperti serbuk kayu, forest bark, arang batok kelapa, pasir malang, hingga tanah sebagai lapisan dasar kandang. Tujuannya untuk menjaga suhu udara di dalam kandang supaya tetap hangat. Maklum saja, beberapa kura-kura darat memang merupakan binatang gurun. Namun kami sendiri tidak merekomendasikan pemakaian substrat seperti ini untuk kandang kura-kura. Selain sulit dibersihkan, substrat ini juga rentan menjadi tempat tumbuhnya jamur. Sebagai gantinya, Anda bisa memakai alas dari jaring-jaring atau rumput sintetis.

LampuUltraviolet

Wajib hukumnya memasang lampu di kandang kura-kura darat. Fungsi lampu yang diharapkan sebenarnya bukan sebagai alat penerang, melainkan penghangat. Perlu diketahui, sebagian besar spesies kura-kura darat tinggal di daerah gurun yang mempunyai suhu cukup tinggi di atas 30 derajat celsius. Bahkan sulcata sendiri diketahui tinggal di habitat alami yang memiliki suhu rata-rata mencapai 37 derajat celsius. Kura-kura darat yang dipelihara di kandang tanpa lampu kemungkinan besar akan terkena penyakit flu. Jadi tak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak memasang lampu ultraviolet di dalam kandang.

Alat Pemantau

Khususnya bila Anda memelihara kura-kura impor yang notabene kura-kura tersebut tinggal di lingkungan yang sangat berbeda dengan kondisi cuaca di Indonesia, Anda harus memasang beberapa alat pemantau kondisi lingkungan. Contohnya seperti termometer untuk memantau suhu udara di dalam kandang serta higrometer untuk memeriksa tingkat kelembaban udara di kandang. Pelajari terlebih dahulu bagaimana kondisi cuaca di habitat alami kura-kura peliharaan Anda. Kemudian buatlah kondisi di dalam kandang menyerupai kondisi tersebut.