Cara Merawat Bulus dengan Baik

Anda mungkin tertarik untuk memelihara bulus? Lantas bagaimana cara merawatnya dengan baik? Tahukah Anda, bulus termasuk salah satu dari ketiga jenis kura-kura. Habitat aslinya berada di perairan. Itu sebabnya bulus merupakan kura-kura air. Sebagai negara yang memiliki perairan yang lebih luas daripada daratan, Indonesia mempunyai beragam spesies bulus. Termasuk di antaranya bulus pelodiscus, bulus amyda, dan bulus monbi.

Bulus dikenal pula dengan sebutan labi-labi atau penyu air tawar. Sekilas binatang ini terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Namun Anda jangan tertipu dengan mimik mukanya itu sebab rata-rata bulus memiliki karakteristik yang galak. Jangan sampai deh Anda digigit bulus karena terlalu asyik bermain dengannya. Sebagai kura-kura air, bulus harus dipelihara di kolam atau akuarium yang sepenuhnya diisi dengan air. Bulus tidak membutuhkan area daratan.

Bagi Anda yang ingin merawat bulus, silakan ikuti kiat-kiat di bawah ini!

Tempat Tinggal

Anda harus memahami baik-baik bahwa bulus merupakan kura-kura air. Binatang ini hanya tinggal di dalam air. Bulus sama sekali tidak membutuhkan area darat sebagaimana kura-kura brazil atau kura-kura ambon. Anda bisa menggunakan kolam atau akuarium sebagai tempat pemeliharaannya. Kemudian masukkan pasir hingga membentuk lapisan dasar dengan ketebalan 3-5 cm. Fungsinya sebagai tempat bersembunyi bagi bulus. Maklum saja karena bulus memang senang menguburkan diri.

Setelah itu, tuangkan air ke dalam kolam/akuarium hingga memenuhi volumenya. Usahakan ketinggian airnya cukup tinggi sehingga memungkinkan bulus dapat berenang ke atas dan ke bawah dengan bebas. Untuk airnya, kami sarankan pakailah air tanah dari sumur. Hindari menggunakan air ledeng karena kandungan kaporit di dalamnya berbahaya bagi bulus. Anda juga perlu memasang filter yang berfungsi untuk menyaring kotoran di dalam air supaya kebersihannya tetap terjaga.

Makanan

Semua kura-kura pada dasarnya merupakan binatang omnivora. Artinya binatang ini memakan sayur-mayur dan daging-dagingan. Namun khusus untuk bulus memiliki kecenderungan lebih menyukai daging-dagingan. Bulus tidak terlalu suka dengan potongan sayur-sayuran. Anda bisa memberinya makanan berupa ikan, udang, cacing beku, jangkrik, ulat hongkong, cacing tanah, cumi-cumi, gurita, atau daging kepiting. Usahakan untuk memotongnya menjadi ukuran yang kecil-kecil sebelum diberikan kepada bulus.

Mandi dan Berjemur

Walaupun sehari-hari berada di dalam air, tetapi bulus juga perlu dimandikan agar badannya tetap bersih. Hati-hati saat memegang badan bulus sebab kalau tidak waspada jari-jari tangan Anda bisa digigit olehnya. Peganglah tempurung atas (karapas) dan tempurung bawahnya (plastron) dari arah belakang. Pegang memakai tangan dengan cengkeraman yang cukup kuat. Setelah itu, Anda bisa menggosok seluruh badannya memakai sikat gigi yang berbulu lembut sampai bersih. Jangan lupa untuk membilasnya dengan air.

Setelah selesai mandi, bulus sebaiknya dijemur di bawah sinar matahari. Waktu yang paling baik untuk menjemur bulus yaitu pagi hari sebelum jam 9. Jemurlah bulus tersebut kira-kira selama 15-20 menit. Caranya yaitu masukkan bulus ini ke dalam mangkuk plastik. Lalu isilah dengan air sampai merendam tempurung bawahnya. Barulah kemudian bulus tersebut siap untuk dijemur. Selama menjemur bulus, Anda harus tetap mengawasinya agar tetap aman. Setelah itu, bulus bisa dikembalikan lagi ke kolam/akuarium.